Situs Dosen STKIP Siliwangi Bandung - Agus Priyanto, S.Pd., M.Sn.

Artikel Umum

Puisi “BAHAGIA”

Dipublikasikan pada : 4 Agustus 2014. Kategori : .

BAHAGIA
Oleh Gusjur Mahesa (Agus Priyanto)

Malam menjelang tidur
Emak mendongeng di telinga
Anak menjelang pergi ke mimpi

“Sang Pangeran yang tampan rupawan
Dengan gigih mengejar mimpi
Mempersunting putri jelita
Dari kerajaan istana cahaya
Yang kini dikerangkeng di puncak menara langit
oleh raksasa yang seram dan kejam”

Si anak diam dengan mata terpejam

“Segala rintangan dan cobaan
Badai, angin ribut, angin puyuh, puting beliung, tornado,
Semua diterjang dengan muka dan tangan tengadah gagah
Semua dihadapi dengan sayap cinta yang bening bagai kaca
Sang raksasa pun takhluk dan tunduk
Akhirnya sang Pangeran menuju ke puncak menara langit
Membebaskan derita sang Putri jelita
Pucuk dicinta ulam tiba
Sang pangeran tidak bertepuk sebelah tangan
Sang putri pun menyambut dengan tangan terbuka
Sepenuh rindu sepenuh cinta
Mereka berdua bahagia.
Sang putri bahagia
Sang pangeran bahagia
Semua bahagia”

Si anak terseyum dan bertanya
“Mak, apa itu bahagia?”

“Anakku,
bahagia adalah menghadapi rintangan dan bisa melewatinya
bahagia adalah menghadapi masalah dan memecahkannya
bahagia adalah menghadapi pekerjaan dan menyelesaikannya
bahagia adalah menghadapi pertanyaan dan menjawabnya
bahagia adalah mewujudkan mimpi jadi kenyataan
bahagia adalah seperti udara
berguna bagi manusia, hewan dan makhluk lainnya.
bahagia adalah menikmati yang kita miliki apa adanya
bahagia adalah menerima diri kita apa adanya
bahagia adalah menerima orang disamping kita apa adanya
bahagia adalah membuat adil dunia
bahagia adalah membuat indah dunia

Bahagia adalah menebar cinta dimana-mana
Bahagia adalah cinta, anakku.
Bahagia itu mencintai sesamanya”

Bandung 22 Nov 2013